Senin, 27 Januari 2014

Study Kelayakan Bag 1

MATERI
Study kelayakan
Pengertian
Suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam ttg suatu usaha/bisnis yg akan dijalankan utk mengetahui layak/ tidak bisnis dijalankan.
Faktor2yang mempengaruhi kegagalan usaha:
  1. data/ informasi tdk lengkat
  2. tidak teliti
  3. salah perhitungan
  4. pelaksanaan pekerjaan yang salah
  5. kondisi lingkungan factor kesengajaan
manfaatusaha / bisnis
  1. memperoleh keuntungan
  2. membuka peluang pekerjaan
study kelayakan
  1. latar belakang
    1. proyek dan pemrakarsanya
    2. perluasan
    3. produk yg d hasilkan
    4. bantuan pemerintah
  2. pemasaran
    1. trend
    2. permintaan lalu perkiraan permintaan yg ada
    3. persaingan
    4. pola distribusi

  1. produksi
    1. kapasitas produksi
    2. sumberbahan baku
    3. proses produksi
  2. teknologi
    1. lokasi
    2. jenisteknologi, padat modal, tenaga kerja perekayasaan
    3. jenis dan jumlah barang modalyangdiperlukan
  3. SDM
    1. Jumlah dan kualifikasi SDM
    2. Sumberpengadaan tenaga kerja.
Tahap penyusunan studi kelayakan
  1. pengumpulan data/informasi
  2. pengelolahan data
  3. analisisdata
  4. mengambil keputusan
  5. member rekomendasi
Aspek Hukum
Tujuan:
  1. meneliti keabsahan dokumen
  2. Dengan menghubungi lembaga yg mengeluarkan prosedur
  3. perijinanharus terpenuhi
  4. untuk kepastian hukum khususnya usaha yang berbentuk persekutuan, perseroan
  5. untuk menghindarkan masalah dikemudian hari, apalagi yg bersifat fatal yg menyebabkan ditutupnya usaha.
Jenis badan hukum usaha
  1. perseroan
dimiliki satu orang , pendirian sangat sederhana, modal yg dibutuhkan tidak besar, organisasi dan menejemen sederhana, pemilik sebagai pimpinan usaha, pendirian ber-dasarkan atas kegiatan usahatertentu, modal PT terbagi dalam bentuk SDM, harus mematuhi UU.

4. perseroan terbatas PT
* perseroan terbatas merupakan

Macam PT
  1. PT biasa
Pemilik dan pengurus orang Indonesia
  1. PT terbatas Terbuka
Warga asing bisa memilik/pemegang saham
  1. Perseroan Terbatas Persero
Merupakan PT milik pemerintah diatur oleh pemerintah dalam rangka memnuhi kesejahteraan rakyat.
Status PT
  1. PT tertutup
  • Pemegang saham memenuhi criteria tertentu
  • Terbatas tidak melakukan penawaran umum
  1. PT terbuka
  • Pemegang sahammemnuhi keriteria
  • Sahambisa ditawarkan umumsesuai undang-undang pasar modal.
Modal Perseroan terdiri
  1. Modal dasar : modal yang pertama tertera dalam akta
  2. Modal ditempatkan : modal yang telah ditempatkan para pemegang saham
  3. Modal disetor : modal yang harus disetor oleh pemegang saham.
Persyaratakn pendiri PT
  1. PT sekurang kurangnya didirikan oleh 2 orang
  2. Pendirian dalam akta notaris
  3. Mencantumkan perkataan PT
  4. Disahkan menhukam
  5. Didaftarkan dalam wajib daftar perusahaan diumumkan dalam berita Negara
  6. Diumumkan dalam berita negara
  7. Memiliki modal dasar
  8. Modal setor minimal 50%dari modal ditempatkan.
Koperasi
  • Adalah badan usaha beranggotakan orang orang atau badan hukum koperasi berlandasakan prinsip koperasi, gerakan ekonomi rakyat berasas kekeluargaan (UU no 25/95)
  • Syarat pendirian
    • Minimal 20orang yang mampu melaksanakan tindakan hukum
    • Menerima landasan idiil, asas dan dasar koperasi
    • Sanggup melaksanakan hak dan kewajiban anggota koperasi.
JENIS KOPERASI
  1. Koperasi produksi
  2. Koperasi konsumsi
  3. Koperasi jasa
  4. Koperasi serba usaha
  5. Koperasi fungsional
Jenis ijin usaha
  1. Tanda dafftar perusahaan(tdp)
  2. Nomor pokok wajib pajak (npwp)
  3. Ijin ijin usaha
  4. Sertifikat tanah dan surat berharga yang dimiliki.
Berdasarkan bidangusaha
  1. Siup
  2. Suratijinusahaindustri
  3. Siu tambang
  4. Surat ijin perhotelan& pariwisata
  5. Izin usaha pertanian dan peternakan
  6. Izin domisilidimanaperusahaan berbeda
  7. Izin gangguan (ho)
  8. Izin mendirikanbangunan.
Status hukum tanah
  • Hak milik
  • Hak guna bangunan
  • Hak guna usaha
  • Hakpakai
  • Hak sewa
Tanah tersebut bisa dipindah tangankan (jual beli).
Tanah yang tidakdapat diperjualbelikan
  • Tanah adat
  • Tanah wakaf
  • Tanah sengketa
  • Tanah transmigrasi
  • Tanah badan pemerintah.
Surat kendaraan bermotor
  • Bukti kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB)
  • Harga beli (faktur dan kuitansi)
  • Kondisi kendaraan (KIR)
  • Izin Trayek.
Aspek social dan ekonomi
  • Setiap usaha akan mempunyai dampak positif dan negative bagi pengusaha, masyarakat, pemerintah.
  • Bagi masyarakat adanya investasi menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan
  • Pengelolaan SDA yang belum terjamah
  • Proyek harus member manfaat kepada berbagai pihak
  • Diharapkan akan member dampak positif lebih baik.
  1. Dampak yang timbul
  • Ekonomi rumah tangga
  • Pendapatan keluarga meningkat
  • Perubahan pola nafkah
  • Ada pola nafkah ganda
  • Tersedia ragam produk barang/jasa
  • Membukakesempatan kerja
  • Tersedia prasarana : jalan beraspal, listrik, telepom, skolah, rmh ibadah, RS, pusat, pembelajaran, sarana hiburan.
  1. Menggali, mengatur, menggunakan SDA
  • Pemilikan dan penguasaan SDA yg teratur: kepemilikan berdasar luas lahan, masyarakat harus memperoleh kesempatan yang sama.
  • Penggunaanlahan yg efektif dan efisien
  • Peningkatan nilai tambah SDA
  • Peningkatan SDA lain yg belum terjamah, terutama wilayah2 yg msh terisolir.
  1. Meningkatkan perekonomian pemerintah local maupun regional
  • Menambahkesempatan kerja dan berusaha bagi masyarakat.
  • Member nilai tambah proses manufaktur
  • Menambah jenis dan jumlah aktifitas ekonomi
  • Pemerataan pendistribusian pendapatan
  • Menimbulkan efekt ekonimi ganda
  • Peningkatkan pendapatan asli daerah
  • Menambah pusat pertumbuhan ekonomi
  • Tersedia fasilitas umum...
  1. Pengembangan wilayah
  • Meningkatkan pemerataan pembangunan
  • Meningkatkan persatuan dan kesatuanbangsa
  • Terbuka lingkungan pergaualan, pergaulan antarsuku meningkat
  • Membuka isolasi wilayah dan cakrawala bagi penduduk, daerah terpencil jadi terbuka.
Dampak social
  1. Perubahan Demograsi
  • Perubahan struktur penduduk
  • Perubahantingkat pendapatan penduduk
  • Pertumbuhan penduduk, tingkat kelarhiran, kematian, pola migrasi
  • Perubahan komposisitenaga kerja, partisipasi, angkatan kerja, pengagguran.
  1. Perubahan budaya
  • Perubahan kebudayaan melalui perubahan adat istiadat, nilai dan norma budaya
  • Terjadi proses kerja sam, akulturasi, asimilasi, integrasi social
  • Perubahan pranata sosisal, pendidikan, agama, keluarga
  • Perubahan pelapisan social
  • Perubahan kekuasaan dan kewenangan melalui pimpinan formal dan non formal
  • Kemungkinan tingkat kriminilitas.
  1. Perubahan kesehatan masyarakat’
  • Perubahan parameter lingkungan berpengaruh pada kesehatan.
  • Perubahan proses dan potensi terjadinya pencemaran
  • Perubahan potensi dampak timbulnya penyakit
  • Perubahan karakteristik spesifik penduduk yang beresiko timbulnya penyakit
  • Perubahan sumber daya kesehatan
  • Perubahan status gizi masyarakat
  • Perubahan kondisi lingkungan.
Peningkatan pendapatan nasional
  • Investasi akan meningkatkan pendapatan nasional melalui PDB dan PAD
  • Income per kapita meningkat
  • Pendapatan nasional dapat dihitung melalui
    • Pendekatan produksi
    • Pendekatan pengeluaran
    • Pendekatan pendapatan.
Pendekatan produksi
  • Adalah nilai seluruh barang dan jasa yg dihasilkan oleh suatu Negara dalam 1th
  • Terdiri 11 sektor
    • Pertanian peternakan kehutanan perikanan
    • Pertambangan dan penggalian
    • Industry pengolahan
    • Listrik, jasa dan air minum
    • Bangunan
    • Pariwisata , hotel dan restoran
    • Pengangkutan dan komunikasi
    • Bang dan lembaga keuangan
    • Sewa rumah/apartement
    • Pemerintah dan pertahanan
    • Jasa2 lain.
Pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran
  • Dihitung dengan menjumlah seluruh oengeluaran yang dilakukan oleh berbagai golongan masyarakat meliputi:
    • Pengeluaran konsumsi rumah tangga
    • Pengeluaran konsumsi
Pendapatan nasional dg pendapatan
  • Pendapatan nasional dihit dg menjumlahkan balas jasa
    • Gaji dan upah
    • Sewa bunga dan pendapatan lainnya
    • Pajak tidak langsung
    • Penyusutan
    • laba

PENGAWASAN (CONTROLING)
PROSES UNTUK MENGUKUR DAN MENILAI PELAKSANAAN TUGAS, APAKAH SUDAH SESUAI DENGAN RENCANA. BILA TERJADI PENYIMPANGAN SEGERA DIKENDALIKAN.
Manajemen pembangunan proyek
  • adalah system untuk merencakanan, melaksanakan, mengawasi pembangunanproyek secara efisien
  • dengan manajemen proyek akan dapat dilaksanakan secara efisien dan tepat waktu
  • suatu cara yang efektif untuk menyatukan orang dan sumber daya fisik yang diperuntukan untuk menyatukan orang dan sumber daya fisikyang diperlukanuntuk menyelsaikan suatu proyek.
Perencanaan proyek
  • perencanaan proyek meliputi:
  1. menetapkan tujuan
  2. mendifinisikan proyek
  3. mencantumkan langkah utama untuk dilaksanakan
  4. jadwal waktu penyelesaian
  5. analisis biaya dan manfaat
  6. uraian mengenai sumberdaya yang dibutuhkan.
Penjadwalan proyek
  • merupakan aktifitasproyek dalam urutan waktu tertentu
  • dapat dibuat bagan gantt yang menunjukan waktu(jam, hari,minggu,bulan) dan aktifitas/kegiatan yang akan dilaksanakan
  • bagan ini lebih sederhana dan mudah ditafsirkan dan efektif untuk digunakan
tujuan penjadwalan
  1. menggambarkan setiap aktifitasdan keseluruhanproyek
  2. mengidentifikasi aktifitas yang harus didahulukan
  3. memperkirakan waktu, biaya dan realisasi untuk setiap aktifitas
  4. membantu menggunakan orang, uang dan Sumber daya
  5. evaluasi untuk perbaikan jadwal yang ada( penjadwalan kembali)
Aspek produksi
  • tujuan
    • memperoleh lokasi yang tepat
    • agarlay out tepat
    • menentukan tehnologi yang paling tepat
    • menentukan metode persediaan yang tepat
    • menentukan kualitas tenaga kerja yang tepat
Lokasi usaha
  1. Lokasi untuk kantor pusat
  2. Lokasi untuk pabrik
  3. Lokasi untuk gudang
  4. Lokasi kantor cabang
  5. Lokasi untuk pemasaran
Penentuan lokasi
  • Jenis usaha yang dijalankan
  • Dekat pasar/konsumen
  • Dekat bahan baku
  • Ketersediaan tenaga kerja
  • Tersedia sarana prasarana
  • Dekat pusat pemerintahan
  • Dekat lembaga keuangan
  • Berada di kawasan industry
  • Kemudahan perluasan
  • Kondisi social ekonomi, budaya
Metode penilaian lokasi
  • Metode penilaian hasil value
  • Berdasarkan:
  1. Pasar
  2. Bahan baku
  3. Transpotasi
  4. Tenaga kerja, dll
  • Metode perbandingan biaya
  1. Bahan baku
  2. Bahan bakar dan listrik
  3. Biaya oprasi dan biaya umum biaya lain2
  • Metode analisis ekonomi
  • Berdasarkan
  1. Biaya sewa
  2. Biaya tenaga kerja
  3. Biaya angkutan
  4. Biaya bahan bakar dan listrik
  5. Pajak
  6. Perumahan
  7. Sikap masyarakat
Luas Produksi
  • Tergantung dari
  1. Kecenderungan permintaan yang akan dating
  2. Kemungkinan pengadaan bahan baku, bahan pembantu, tenaga kerja, dll
  3. Tersedia mesin, tehnologi dan peralatan dipasar
  4. Daur hidup produk, produksi subsitusi dari produk tsb.
Tata letak (layout)
  • Keuntungan adanya lay out
  1. Memberikan ruang gerak yang memadahi untuk beraktivitas dan pemeliharaan
  2. Menghemat biaya produksi dan investasi
  3. Pemakaian yg efisien’
  4. Aliran bahan menjadi lancer
  5. Biaya angkutan rendah
  6. Kebutuhan persediaan rendah
  7. Memberikan kenyamanan dan keselamatan kerja.
Posisi layout
  • Posisi tetap
  • Orientasi proses
  • Tata letak kantor
  • Tata letak retail
  • Tata letak produk
Layout yg baik diperoleh dengan
  • Kapasitas dan tempat yang dibutuhkan
  • Peralatan untuk menangani bahan
  • Lingkungan dan estetika
  • Arus informasi
  • Biaya perpindahan tempat kerja yang berbeda.
Pemilihan tehnologi
  1. Ketepatan tehnologi dengan bahan bakunya
  2. Keberhasilan tehnologi yang tepat
  3. Pertimbangan tehnologi lanjut
  4. Besarnya biaya investasi dan perawatan
  5. Kemampuan tenaga kerja dan pengembangan
  6. Pertimbangan lain

Safety stock
Merupakan persediaan pengamanan atau persediaan tambahan agar tidak kekurangan bahan
  1. Penggunaan bahan baku rata2
  2. Factor waktu
  3. Biaya yang dibutuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar