Studi kelayakan
Terdiriatas:
- Latarbelakang
Proyek dan pemerkasaan
Baru atauperluasan
Produk yg dihasilkan
Bantuan pemerintah/insentip khusus
- Pemasaran
Trend
Permintaan yg lalu
Perkiraan permintaan yg ada
Pesaing
Pola distribusi
- Produksi
Kapasitas
Sumber bahan baku dan pembantu
Proses produksi
- Teknologi
Lokasi
Jenis teknologi, padat modal, tenaga kerja,perekayasaan
Jenis dan jumlah barang modal yang dibutuhkan
- SDM
Jumlah dan kualifikasi SDM
Sumber pengadaan tenaga kerja
- Keuangan dan ekonomi
Manfaat social dan ekonomi
Kebutuhan modal awal dan modal kerja
Struktur dan pembiayaan modal sendiri dan kerjasama
Kemampuan untuk pengembalian
- Lingkungan hidup
Perlu adanya amdal atau tidak
Perlunya proses daur ulang atau tidak
- Kesimpulan
Penilaian awal layak atau tidak
Analisis break even
Adalah teknik analisa untuk mempelajari hubungan antara biaya tetap, biaya variable,keuntungan dan dan volume kagiatan.
Maka sering disebut :C.V.P analysis (cost-provit-vol analysis)
Biaya variable, secara totalitas akan berubah-ubah sesuai dengan volume produksi.
Contoh bahan mentah, komisi penjualan, upah lembur
Biaya tetap secara totalitas tidak mengalami perubahan meskipun adanya perubahan volume produksi.
Contoh : gaji, sewa tempat, bunga hutang bank
Biaya total : biaya variable+biaya tetap.
CONTRIBUTION MARGIN (CM)
Penghasilan penjualan setelah dikurangi biaya variable tersediauntuk menutup biaya tetap.
BEP
Hasil volume penjualan tetap sama dengan biaya total atau BEP akan tercapai pada volume penjualan dimana contribution marginsama besarnya dengan biaya tetap.
Dalam analisis BEP digunakan asumsi dasar sebagai berikut :
- Biaya didalam perusahaan terdiri dari biaya variable dan biaya tetap
- Biaya variable secara totalitas berubah-ubah secara proporsional dengan volume produksi
- Biaya tetap secara totalitas tidak berubah meskipun ada perubahan volume penjualan
Dalam perencaan profit analisis BEP merupakan profit planning approach yang didasarakan pada hubungan biaya dan penghasilan penjualan.
Penghasilan penjualan dikurangi biaya variable merupakan bagian penghasilan penjualan yang menutup biaya tetap disebut contribution margin.
BEP, BEP merupakan titik impas usaha, dari nilai BEP dapat diketahui pada tingkat produksi dan harga berapa suatu usaha peternakan tidak memberikan keuntungan atau kerugiaan :
BEP = total biaya/harga penjualan,
BEP harga = total biaya/total produksi
Analisis peluang pokok (BEP)
Biaya total =fc+vc
Rumus BEP (harga) =
BEP (unit) =
Keterangan=
Fc= fixed cost (biaya tetap)
Vc =varisble cost (biaya variable)
P =price (harga jual perunit)
S= sale
ANALISIS USAHA SAPI PERAH
Peternakan mempunyai 10 ekor,produksi 10liter/hari,lama pemeliharaan 5 thn, harga jual 5000/liter.
Biaya investasi
Kandang10 x 2000000 = 20000000
Biaya tetap
10 ekor sapi@5000000 =50.000.000
Gaji karyawan 2 x 250.000 x 60 bulan = 30.000.000
Total = 80.000.000
Biaya variable
- Pakan
4500x10x365x5 thn = 82.125.000
- Pemeliharaan
500x10x365x5thn = 9.125.000
- Transport
100x100literx365x5thn = 18.000.000
Total = 109.250.000
Biaya total = biaya variable+biaya tetap = 189.250.000
Modal usaha = biaya investasi+biaya total
=20.000.000+189.250.000 = 209.250.000
Produksi susu
10 liter x 10 ekr x 365 x 5thn = 182.500 liter
BEP produksi
Total biaya/harga penjualan= 189.250.000/5000 = 37.850 liter
BEP harga
Total biaya/total produksi = 189.250.000/182.500 = 1.036,-
Analisis usahapenggemukkan sapi
- Beberapa asumsi yang digunakan dlam analisis usaha penggemukkan sapi adl sbb
- Penggemukkan per unit kandang berisi 96 ekor sapi dengan pemanenan12 ekor/minggu
- Masa penggemukkan 100 hari (1 periode)
- Berat awalsapi 250 kg/ekor
- Bb 1 ekor sapi akan naik 1,1 kg/hari atau 110 kg selama satu periode
- Harga jual sapi hasil penggemukkan rp 12.300/kg atau Rp 4.478.000/ekor
- Umur ekonomis kandang dan peralatan selama20 tahun
- Biaya operasional selama 100 har
| Uraian | jumlah |
| 1.biaya tetap | |
| Biayapenyusutan kandang dan peralatan | 2.055.000 |
| Sewa lahan | 274.00 |
| 2.Biaya tidak tetap | |
| Biaya |
Modal usaha = biaya investasi + biaya total
= 20/.000.000 +189.250.000 = 209.250.000
Produksi susu
10 lt x (80% x10 ekor)x250 x 5 th = 100.000 lt
= 100.000 : 5 = 20.000 lt/th
= 20.000 :365 = 54,80 lt/hr
Pemasukan
- Penjyalan susu
=100.000 lt x rp. 4000 = 400.000.000 : 5 th
= Rp. 80.000.000 / th
= 80.000.000 : 365 = Rp. 219.178 /hr
R/C
= 400.000.000 : 189.250.000 = 2,11 /5 th
Benefit cost ratio (R/C)
B/C =total penerimaan penjualan produk : total biaya
Keuntungan = Rp. 400.000.000 – Rp. 189.250.000
= Rp. 210.750.000
Keuntungan pertahun = (210.750.000 : 5)= Rp. 42.150.000
Keuntungan per hari = Rp. 42.150.000 : 365 = 115.479,-
B/C =Rp. 210.750.000 : Rp189.250.000 = 1,11
Payback Period (PP)
PP = (investasi : kas bersih/th)
= (229.250.000 : 210.750.000)x 5th
= 5,44 th
Pp (/th) = (229.250.000 : 42.150.00) x 1 th = 5,44 th
Analisis usaha penggemukan kambing dimba
Beberapa asumsi yang digunakan dalam analisis usaha penggembukan domba adalah sebagai berikut
- Poenggemukan per unit kandang berisi 100 ekor
- Masa penggemuykan 100 hari ( 1 period)
- Berat awal rata2 25kg/ekor
- Berat akhir pemeliharaan rata2 35 kg/ekor dengan persentas4 karkas 45% harga karkas Rp. 40.ooo,- sedangkan harga jual hasil penggemukan Rp. 500.000,-/ekor
Biaya Investasi
| Uraian | Jumlah |
Kandang dan peralatannya
Sewa lahan 4.000 m2 per 20 period |
Rp. 15.000.000,-
Rp. 2.000.000,- |
| Total | Rp. 17.000.000,- |
- Harga bakalan Rp. 250.000,- /ekor
- Mortalitas = 4%
- Umur ekonomis kandang dan peralatan selama 20 periode penggemukan
- Harga kotoran ( pupuk) bernilai Rp. 1.000.000,- / periode pemeliharaan
Keterangan :
Penyusutan kandang = total biaya pembangunan kandang : umur ekonomis kandang (perperiod)
Penyusutan period = RP. 15.000.000 : 20 = Rp. 750.000/periode
Sewa lahann
Sewa lahan = total biaya sewa lahan: lama sewa
Sewalahan /periode = Rp. 2.000.000 : 20 = Rp. 100.000,- /periode
Biaya oprasional selama 100 hari
- Biaya tetap
| No | Uraian | Jumlah |
| 1 | Penyusutan kandang | Rp. 750.000,- |
| 2. | Sewa lahan | Rp.100.000,- |
| Total | Rp. 850.000,- |
- Biaya Tidak tetap
| No | Uraian | Jumlah |
| 1. | Biaya bibit/bakalan (100 ekorx rp. 250.000) | Rp. 25.000.000 |
| 2. |
Hijauan pakan ternak
(100 hari x 100 ekor x 4kg x rp. 100) | Rp. 4.000.000 |
| 3. |
Pakan konsentrat
(100 hari x 100 ekor x 0,250 kg x 700 ) | Rp. 1.750.000 |
| 4. |
Obat2 an
(100 ekor x rp 5.000) | Rp.500.000 |
| 5. |
Upah tenaga kerja
(2orang x rp. 1.500.000) |
Rp. 3.000.000
|
| 6. | Listrik | Rp. 200.000 |
| 7. | Air | Rp. 300.000 |
| 8. | Transport | Rp. 500.000 |
| TOTAL | RP. 35.250.000 |
- Biaya total
= 32.250.000 +850.000 = rp. 33.100.000,-
Contoh perhitungan
1. hitung :
- analisa laba –rugi
- R/c
- B/C
- Analisa break event point (BEP) dalam produksi dan harga
2. ambil keputusan lauak atau tidak usaha penggemukan kambing/domba ini ?
Pihak yang berkepentingan
- Kreditor : untuk mengetahui jumlah dana yang dibutuhkan dan kondisi kegiatan usaha
- Pemegang sahqam ?: untuk melihat kemajuan menajemen periode tertentu
- Pemerintah : kejujuran perusahaan dalam aktifitasnya
- Manajemen : untuk menilai kinerja manajemen dan target yang ditetapkan
- Karyawan : mengetahui kondiso keuangan, koinerja dan kesejahteraan.
Laporan keuangan
- Neraca : menunjukan posisi keuangan pada tanggal tertentu
- Laporan rugi/laba : menggambarkan hasil usaha pada periode tertentu
- Laporan arus kas :menunjukan semua aspek berkaitaan dengan kegiatan perusahaan
- Laporan perubahan modal : merupakan catatan terjadinya perubahan modal perusahaan.
Bentuk laporan keungan
- keuangan neraca ada 3bentuk
- Skonto atau horizontal
- Vertical
- Bentuk lain
- Laporan rugi/laba
- Bentuk tunggal : terinci dari total pendapatan – total biaya
- Bentuk ganda : membrdakan anatara pendapatan maupun dari usaha dan diluar usaha.
Neraca :
Berupa laporan keuangan menunjukan posisi harta, utang dan modal pada sat tertentu terdiri :
- Aktiva lancer
- Kas
- Rekening pada bank
- Deposito
- Surat2 berharga
- Piutang/kredit yang diberikan
- Persediaan
- Biaya yang dibayar dimuka
- Pendapatan yang masih harus diterima
- Aktiva lancer lain
- Aktiva tetap
- Beruwujud : tanah, mesin, bangunan, peralatan, akumulasi, penuyusutan, aktiva tetap lain
- Tidak berwujud : good will, hak cipta, lisensi, merk dagang
- Aktiva lain : gedung dalam proses, tanah dalam penyelesaian , pitutang jangka panjang, uang jaminan, uang muka investasi.
- Komponen utang ( kewajiban)
- Utang lancer :utang dagang , utang wesel, utang bank, utang pajak, biaya yang masih harus dibayar, sewa gunausaha, utang deviden utang lancer lain
- Utang jangka panjang :utang hipotek utang obligasi, bank jangka panjang, utang jangka panjang lainnya
- Ekuitas : modal saham, agiosaham, labaditahan, modal sumbangan.
- Laporan rugi/laba
- Komponen yang terdapat dalam lap. Rugi laba
- Penjualan (pendapatan)
- HPP (harga pokok penjualan)
- Laba kotor
- Biaya oprasional
- Labakotor oprasional
- Penyusutan
- Pendapatan bersihm oprasi
- Pendapatan lain
- Laba sebelum bunga dan pajak
- Biaya bunga, weselm bank, hipotok, obligasi, lainnya
- Laba sebelum pajak
- Pajak
- Laba sesudah bunga dan pajak
- Laba per lembar saham.
Pengertian Amda
- Dampak lingkungan hidup terjadi bilaterjadi perubahan suatu lingkungan secarafisikkimiawi,biologi, social
- Perubahanlingkungan kalau tidak diantisipasi sejakawal akan merusak tatanan yang sudah ada
- Maka sebelum investasi dilaksanakan diadakan AMDAL
- Amdal menurut PP no 27/1999 adalah telaah secara cermat dan mendalam, apakah proyek yang akan dijalankan mencemari lingkungan dan bagaimana pemecahannya
tUjua amdaly
menduga terbjadinya dampak dari suatu rencana usaha/kegaiatan
hal yang harus dilakukan
- Mengidentifikasi kegiatan yang mempunyai dampak terhadap lingkungan
- Mengidentifikasi komponen lingkungan yang terkena dampak
- Menevalusi rencana usaha yang menimbulkandampak besar terhadap lingkungan
- Merumuskan RKI dan RPI
Kegunaan amdal
- Bahan perencanaan / pembangunan wilayah
- Membantu proses pengambilan keputusan
- Tentang kelayakan lingkungan hidup
- Member masukan dalam desain teknis
- Member informasi bagu masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha/kegiatan.
Komponen lingkungan yang harus dipertahankan
- Hutan lindung, buatan konservasi dan cagar biosfer
- SDM
- Keanekaragaman hayati
- Kualitas udara
- Warisan alam dan warisan budaya
- Kenyamanan lingkungan hidup
- Nilai nilai budaya
Komponen lingkungan yang berubah
- Kepemilikan dan penguaaan lahan
- Kesempatan bekerja dan usaha
- Taraf hidup masyarakat
- Kesehatan masyarakat
Dampak thdtanah dan kehutanan
- Tidak subur, tandus, pertanian dirugikan
- Berkurang karena pengerukan terjadi kubangan
- Erosi/banjir
- Tailing/limbah bekas pertambangan merusak aliran sungai, hewan dan tanaman didalamnya
- Pembabatan hutan yang berlebihan merusak sumber resapan air
- Punahnya keanekaragaman hayati flora dan fauna
Dampak thd air
- Merubah warna dari jernih menjadi keruh
- Trjadi perubahan rasa/pH
- Berbau busuk
- Mongering/air tidak adadi sautu tempat
- Matinya binatang/tumbuhan air
- Timbulnya berbagai penyakit akibat air yang tercemar.
Dampak thd udara
- Udara berdebu
- Timbul radiasi
- Suara bising
- Aroma tidak sedap, berbau tajam dan busuk
- Suhu udara jadi panas, akibat dari keluaran industry tertentu
Dampak thd manusia
- Timbulnya penyakit bagi karyawan dan maysarakat sekitar
- Perubahan budaya dan prilaku masyarakat akibat struktur penduduk yang berubah
- Rusaknya adat istiadat
- Meningkatnya krimianalitas.
Upaya yang dapat dilakukan
- Terhadaptanah
- Melakukan penghijauan/ reboisasi penghutanan kembali
- Melakukan pengurukan pada tanah yang berlubang
- Memupuk pada tanah yang gersang dengan pupuk kandang
- Terhadap Air
- Memasang filter/ saringan airp karya
- Membuat saluran yang teratur
- Membuat pengolahan air untuk menentukan penemaran air
- Memisahkan limbah padat dan cair
- Terhadap udara
- Memasang filter/ saringan udara untuk debu/asap
- Membuat peredam suara
- Mengatur radiasi serendah mungkin
- Menekan baubusuk/menusuk serendah mungkin
- Terhadap karyawan
- Menggunakan peralatan pengaman kerjasepatu boot, masker, baju kerja dan alat pengaman yang lain
- Diberi asuransi jiwa dan asuransi kesehatan
- Menyediakan tempat kesehatan
- Terhadap masyarakat
- Menjaga lingkungan tetap baik
- Memindahkan masyarakat ke lokasi yang wajar bila proyek benar –benar membahayakan.
- Melibatkan masyarakat sekitar menjadi karyawan/ member peluang masyarakat utk membuka usaha di sekitar perusahaan.
- Rona lingkungan hidup
- Sasaran amdal adalah menjaga lingkungan lestar
- Rona lingkungan sangat beraneka ragam
- Hal2 yang perlu dicermati
- Wilayh studi diungkap secara mendalam komponen lingkungan hidup.
- Kondisi kualitatif dan kuantitatif dariberbagai sumber daya alam.
Fisik Kimia:
- Iklum suhu kelembaban, curah hujan, arah angin, radiasi matahari
- Data periodic bencana, angin rebut, banjir bandeng, gempa, erupsi gunung
- Data dari stasiun meteorology dan geofisika pada iklim mikro.
- Kuantitatif udara daerah sekitar rencana usaha
- Sumber kebisingan/getaran
Fisiologi
- Topograf, bentuk lahan struktur geolog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar