Ingatkah sayang awal kita berjumpa? ya waktu itu kau teman pacarku, lucu memang dengan semua masa laluku, masa lalu kita, semua berkaitan. Kita sama-sama tidak menyangka akan saling mencintai seperti ini. Ya sudah 5 tahun kita saling mengenal, dan hampir 3 tahun hubungan asmara kita berlangsung. Meski banyak hambatan dan rintangan, meski sempat berpisah, tapi kini kita bersama lagi dan hubungan ini sudah berjalan kembali 1 tahun lebih.
Sayang, kau begitu sabar menantiku, meski marah menghiasi setiap detik hubungan kita, pertengkaran itu seolah bumbu dalam hubungan kita. Ya, tentu saja demi memahami satu sama lain mungkin ada yang harus kita lewati dengan menetesnya air matamu. Keegoisanq dan keegoisanmu harus bisa saling menyatu.
Sayang, kau selalu saja menerimaku, kenakalanku, dan diriku ini apa adanya. Meski dengan tetesan air matamu dan kemarahanmulah yang bisa menyadarkan aku sayang. Tawa, sedih, marah telah kita lalui selama ini. Harapan dan juga mimpi selalu kita bicarakan. Meski dengan lamunan dan meski hanya lewat handphone yang kita pegang hubungan kita tetap berlangsung selama ini. Meski pending menjadi pertengkaran meski operator tidak mengerti apa yang kau rasakan, tapi aku tahu rindumu yang dalam sama seperti yang aku rasakan.
Sayang mungkin selama ini begitu banyak salahku kepadamu, mungkin keegoisanku melebihi rasa sabarmu, tapi aku ingin engkau tahu, aku tak ingin semua ini berakhir.
Inginku selalu melihat senyummu, memeluk tubuhmu, mengusap punggungmu, menyeka air matamu dan mencium keningmu. iya, mencium keningmu sayang, mencium keningmu sebelum aku berangkat kerja, saat malam hendak menarik slimut, saat kau terbangun dari tidurmu.
Inginku berjalan denganmu bersama tangan mungil diantara kita. Dan inginku kau mengusap peluhku disaat lelahku nanti.


So sweet. Tak bs brucap. I love u too sayang. Mnetes aor mta in terharu menyertai...
BalasHapus:)
BalasHapus